iPhone Duo Resmi Meluncur, Apple Masuk Era HP Lipat

MadelineLaine
7 Min Read

teknotera menyoroti perubahan terbesar keluarga iPhone dalam beberapa tahun terakhir setelah Apple resmi meluncurkan iPhone Duo pada Kamis, 10 September 2026. Perangkat ini menjadi iPhone lipat pertama dan membawa Apple masuk ke kategori yang selama bertahun-tahun lebih dulu dimainkan Samsung, Huawei, serta sejumlah produsen Android lainnya. Dalam beberapa jam setelah peluncuran, iPhone Duo langsung mendominasi pemberitaan teknologi Indonesia.

Apple memasang harga mulai US$1.999 untuk versi 256 GB. Pre-order global akan dibuka pada 16 Oktober dan penjualan perdana berlangsung 23 Oktober. Dengan angka tersebut, Duo langsung menjadi salah satu iPhone termahal yang pernah masuk lini utama Apple.

Apple Akhirnya Ikut Pasar Foldable

Apple sebenarnya datang cukup terlambat. Samsung memperkenalkan Galaxy Fold tujuh tahun sebelumnya dan produsen lain kemudian memperluas pasar dengan berbagai format lipatan.

Alih-alih buru-buru masuk, Apple menunggu hingga dapat mengembangkan pendekatan perangkat lunaknya sendiri. iPhone Dua menggunakan desain seperti buku dengan layar luar 5,4 inci dan panel dalam Super Retina XDR 7,6 inci.

Saat terbuka, layar dalam menjadi panel terbesar

yang pernah Apple pasang pada iPhone. Apple menyebut ukurannya sekitar 50 persen lebih luas dibanding iPhone 18 Pro Max.

Layar tersebut memakai lapisan nano-texture untuk mengurangi pantulan. Sistem engsel serta rangkanya menggunakan titanium, sementara perangkat mempertahankan sertifikasi IP68 terhadap air dan debu.

Dua Layar Mengubah Cara Menggunakan iPhone

Perbedaan Duo bukan sekadar kemampuan melipat perangkat menjadi dua. Apple merancang iOS 27 agar dapat memanfaatkan berbagai posisi engsel.

Pengguna dapat mengoperasikan layar luar seperti iPhone biasa, kemudian membuka perangkat untuk memperoleh ruang kerja lebih besar. Sistem juga mendukung pengalaman multitasking dan tampilan aplikasi yang menyesuaikan orientasi layar.

Dalam posisi setengah terbuka, Duo dapat berdiri sendiri untuk panggilan FaceTime, menonton video, atau merekam tanpa tripod tambahan.

Apple juga menyiapkan StandBy agar perangkat dapat menjadi jam, bingkai foto, kalender, ataupun panel widget ketika berdiri di atas permukaan meja.

Pendekatan tersebut penting karena tantangan smartphone lipat selama ini bukan hanya menciptakan engsel tahan lama. Produsen juga harus memberi alasan mengapa layar yang dapat berubah ukuran benar-benar bermanfaat dalam penggunaan sehari-hari.

A20 Pro Menjadi Mesin Utama

Apple memasang chip A20 Pro dengan CPU enam inti dan GPU tujuh inti. Sistem tersebut memiliki Neural Accelerators serta dua Neural Engine 16-core untuk menangani fungsi kecerdasan buatan dan beban komputasi yang lebih berat.

Pendinginan vapor chamber juga hadir untuk menjaga performa ketika perangkat menjalankan game atau aplikasi berat.

Apple menyatakan bandwidth memori meningkat hingga 50 persen dibanding A19 Pro, sementara performa CPU dapat mencapai sekitar 20 persen lebih cepat.

Duo sekaligus menjadi salah satu perangkat utama untuk Siri AI. Layar besar memberi ruang lebih luas bagi interaksi percakapan, aplikasi, dan berbagai fitur Apple Intelligence.

Informasi resmi Apple menempatkan fleksibilitas layar dan AI sebagai dua bagian utama pengalaman Duo, bukan sekadar desain perangkat yang bisa dilipat.

Kamera 48 MP dengan Cara Baru Memotret

Pada bagian belakang, Apple memasang sistem Dual Fusion yang terdiri dari kamera utama 48 MP dan ultrawide 48 MP.

Kamera utama juga menghasilkan pembesaran optik berkualitas 2x melalui pemotongan sensor. Sementara kamera ultrawide menawarkan sudut pandang 120 derajat dan kemampuan foto makro 48 MP.

Apple menambah beberapa fitur yang memanfaatkan layar kedua. Duo Preview memungkinkan orang yang menjadi objek foto melihat framing melalui layar luar.

Konsep ini membuat kamera utama dapat berfungsi lebih fleksibel ketika pengguna mengambil foto kelompok atau merekam dirinya sendiri.

Pada bagian depan tersedia kamera 12 MP Center Stage, sementara panel dalam memiliki kamera FaceTime yang tersembunyi di bawah layar. Apple sengaja mengurangi gangguan visual pada panel besar agar pengalaman menonton terasa lebih utuh.

Baterai Terbagi Menjadi Dua Bagian

Desain lipat membuat Apple menggunakan sistem dual-battery. Dua baterai berada pada masing-masing sisi perangkat untuk memanfaatkan ruang internal secara lebih efisien.

Apple mengklaim penggunaan umum dapat mencapai 24 jam. Untuk video playback, layar luar mampu mencapai sekitar 44 jam, sementara penggunaan layar dalam sekitar 31 jam.

Pengisian kabel mampu mencapai 50 persen dalam kurang lebih 20 menit dengan adaptor berkemampuan 60W atau lebih. MagSafe dan Qi2 mendukung pengisian nirkabel hingga 25W.

Satu perubahan penting lainnya adalah penggunaan eSIM sepenuhnya. Duo tidak menyediakan slot SIM fisik. Pilihan tersebut memberi Apple ruang internal tambahan, tetapi dapat menjadi perhatian bagi pengguna yang masih terbiasa memindahkan kartu SIM antarperangkat.

Harga Jadi Tantangan Terbesar

Harga US$1.999 menempatkan iPhone Duo pada segmen premium yang sangat tinggi. Varian dengan kapasitas penyimpanan lebih besar bahkan dapat mencapai angka yang jauh di atas iPhone Pro biasa.

DetikInet mencatat varian tertinggi 2 TB dibanderol US$3.199, yang jika hanya dikonversi ke rupiah berada pada kisaran puluhan juta rupiah sebelum memperhitungkan struktur harga resmi Indonesia.

Apple belum mengumumkan harga maupun tanggal pemesanan khusus Indonesia pada pagi 10 September. Namun, laporan lokal menyebut perangkat tersebut diproyeksikan masuk ke pasar Indonesia bersama iPhone 18 Pro dan Pro Max.

Karena itu, konsumen Indonesia masih perlu menunggu informasi resmi mengenai jadwal penjualan dan harga final.

Bukan Sekadar iPhone yang Bisa Dilipat

Duo dapat menjadi titik penting bagi pasar smartphone lipat. Selama ini foldable masih menempati segmen yang relatif kecil dibanding ponsel konvensional, tetapi kehadiran Apple berpotensi membawa perhatian pengguna yang sebelumnya tidak tertarik mencoba format tersebut.

Apple juga menghadapi ekspektasi tinggi. Datang belakangan berarti pengguna akan langsung membandingkan kualitas engsel, ketahanan layar, kamera, baterai, multitasking, hingga harga dengan perangkat foldable yang sudah matang.

Keunggulan Apple kemungkinan bukan sekadar spesifikasi, melainkan integrasi iOS, perangkat keras, aplikasi, dan ekosistemnya. Namun, harga hampir US$2.000 membuat Duo tetap menjadi produk eksklusif, setidaknya pada generasi pertama.

Peluncuran 10 September akhirnya menjawab salah satu rumor terpanjang dalam industri smartphone. Setelah bertahun-tahun hanya menjadi bahan spekulasi, iPhone lipat kini benar-benar hadir. Pertanyaan berikutnya bukan lagi apakah Apple akan membuat foldable, tetapi apakah iPhone Duo cukup kuat untuk mengubah kategori tersebut menjadi produk arus utama.

Share This Article